Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

TUNAS MUNGIL

Ia simpan nyawa di ujung cangkul Membelah tanah yang hanya bisa pasrah Bukan untuk menanam jagung Atau menanam padi yang biaya produksinya makin tinggi Tapi menanam manusia Yang masih hijau dan menggenggam mimpi Di kedua tangannya yang mungil Tersimpan harap yang semakin mengecil Semoga tumbuh di tanah yang dijanjikan Menjadi pohon Idris yang menopang istana Tuhan Ia kubur segala tangis dan kesedihan Di atas nisan yang tak akan mendapat kunjungan   Ia bersihkan kedua tangannya Dari noda tanah dan darah Disimpannya tawa dalam kantung celana

Postingan Terbaru

TINGGAL SETENGAH

TAK PERLU DIBERI JUDUL